Mati (Emosi Tengah Malam) >_<"

Aku melihat jejakmu di antara batu dan salju, ingin ku kecup tapi segera tapakmu tersapu angin. Mencari, tapi hanya wangi menyeruak menusuk masuk ke darahku yang tersisa. Hilang sudah, bahkan tak pernah bisa kusentuh lagi. Lalu aku mati, aku gugur olehmu…Aaah..syaraf-syaraf menegang menyisakan kabut pada dua jendela di depanku, koyak sudah…
Dipenghujung kau datang juga. kau sentuh, tak sentuh raga kaku ku, yang sampai akhir menatapmu sendu. Nyawaku: “Enyahkan tanganmu bangsat!” Aku muak melihatmu diam dengan wajah tanpa dosamu. Sudahlah sudah lewat sayang, jangan sentuh lagi…nyawaku sudah melayang…aku sudah mati. Bahkan wangimu membuat raga matiku pun muak…

on Sunday, June 27, 2010 at 1:34am

Advertisements