Luka Air

Aku melihat itu

Perlahan daun menghempaskan tubuhnya di tanah

Bagai mana dengan matahari?

Matahari kehilangan kekuasaannya

Lantas AKU?

Aku tersedak dingin

Meringkuh di sudut

Benda tanpa bentuk menampar kebisuan itu

Dia datang lagi dengan tawanya yang khas

Membunuh keangkuhan mentari

Menghanyutkan debu-debu dunia

Mengapa dia selalu

Membuatku takut?

Monsterkah dia?atau bencana alam?

Oh bukan, bukan monster atau apapun

Dia hanya air

Tapi setiap dia datang aku selalu gemetar

Bulu kudukku meremang, menahan ngeri

Dan hanya akulah yang tahu itu!

Advertisements