Kelayapan

Beberapa kali saya mengunjungi beberapa tempat seorang diri, sebenarnya hal ini sudah sering saya lakukan dari dahulu terutama ketika saya sedang memiliki waktu senggang dan terlalu jenuh dengan rutinitas dan lingkungan saya, namun kadang masih saja ada beberapa teman saya yang menganggap hal ini sesuatu yang tidak biasa. terkadang ada beberapa celetukan dari bibir mereka yang membuat saya tersenyum, misalnya ketika saya memutuskan tiba-tiba bahwa hari ini saya berencana ke kota tua, atau ke Bogor sendirian, ada beberapa teman saya yang mengatakan ” ah, ngapain sih jalan sendiri?”, ” jah elah lita kayak ga punya temen ajah!”, atau ketika saya nonton film sendirian di salah satu bioskop, ada teman saya yang bertanya apa enaknya nonton sendirian?  :p

Memang mungkin bagi sebagian orang yang tidak biasa hal ini dianggap terlalu aneh, namun ada keasyikan tersendiri bagi saya ketika saya pergi kesuatu tempat tanpa ditemani siapapun. saya hanya menikmati hal yang tidak bisa saya dapatkan ketika saya berada bersama orang-orang dan berada, ketenangan. ups, bukan berarti ketika saya bersama orang lain saya tidak merasa tenang, ketenangan yang satu ini berbeda buat saya, dimana saya cuma memikirkan diri saya sendiri, menikmati sesuatu sendiri, keegoisan saya. me time 😀

Kota tua merupakan tempat yang lumayan sering saya datangi, selain karena lumayan nyaman karena tempatnya yang unik, juga lumayan murah dan mudah didatangi. dari kosan saya di pondok cina, saya hanya perlu sekali naik kereta api sampai stasiun kota dan hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit- 1 jam, kemudian dilanjutkan dengan sedikit berjalan kaki ke komplek bangunan tua tersebut. Biasanya saya kesana sekitar jam makan siang, makan siang disana (ketopraknya enak loh ^_^b) dilanjutkan berkeliling, dan jika sudah sedikit lelah, mencari tempat yang sejuk dan duduk sambil membaca buku yang kadang sengaja saya bawa. terkadang kalau sedang beruntung, saya bisa menyaksikan pertunjukan akrobat atau kuda lumping? hmm saya kurang yakin apa namanya, tapi pertunjukan ini lumayan menghibur buat saya, walau terkadang sedikit menyeramkan. Pertunjukan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang berada dalam suatu rombongan, seperti rombongan sirkus keliling mungkin. Seingat saya rombongan ini memang sering mengadakan pertunjukan kecil-kecilan di lapangan sekitar kota tua. tapi saya kurang tahu apakah mereka mengadakan pertunjukan setiap hari atau hanya di hari-hari tertentu. karena terakhir yang saya ingat saya ke sana pada hari sabtu dan yang membuat saya kaget, kota tua begitu ramai, hampir disemua bagian dipenuhi dengan orang-orang, dari pengunjung sampai pedagang kaki lima yang saya yakini semakin menjamur di sana, padahal sekitar beberapa bulan yang lalu, kota tua tidak pernah seramai ini, entah karena hari itu hari sabtu, entahlah. hmm jadi pada kunjungan terakhir saya, saya tidak bisa terlalu mendapatkan apa yang saya inginkan 😦

Saya juga sempat mengunjungi Bogor secara dadakan pada hari sabtu kira-kira 2 bulan lalu. enah sedikit error atau bagaimana, ketika pulang kuliah, tiba-tiba saya pengen ke Bogor, haha kebetulan perjalanan kesana juga cukup mudah, saya hanya dituntut untuk duduk diam di dalam kereta, dan sekitar 1 jam kemudian saya sudah tiba di stasiun Bogor, hehehe

Biasanya saya “ngelayap” di hari sabtu, selain karena weekend, juga karena jadwal kuliah saya yang hanya sampai pukul 10 pagi, jadi karena nanggung sudah keluar kosan, mau tidak mau saya lanjutkan saja jalan-jalan, hahaha

Yang pengen saya lakukan adalah suatu hari saya bisa kelayapan keliling Indonesia, Amin ;p

Ngelayap sendirian ini sudah menjadi kebiasaan saya yang benar-benar menyenangkan. dan kadang dalam masa  kelayapan tersebut adalah beberapa kali (sering kayaknya..haha) kesasar entah dimana. Tapi nyasar merupakan hal yang menyenangkan juga, paling ga saya jadi tahu daerah-daerah baru. selama berhati-hati saat nyasar, saya kira masih oke lah. Lagi pula saya ga pernah takut kesasar di Jakarta, karena di sepanjang jalan biasanya banyak ditemukan kendaraan umum. entah itu angkot, bis, bahkan ojek. Jadi selalu ada jalan pulang kok 🙂 . Saran saya kalau lagi nyasar, jangan menunjukan wajah bingung, tunjukin saja wajah AKAMSI alias anak kampung sini, biar ga menarik minat orang buat diusilin ;p .    Nyasar mestinya menjadi nama tengah saya, karena udah ga kehitung berapa kali saya kesasar…huehuehue  cuma saran saya, “nyasarlah di tempat yang benar”..hahaha

Advertisements