I’m back ; Cerita Enjuku

Lama rasanya saya ga posting apa-apa disini. Kangen? Jangan tanya..hahaha
Banyak banget yang pengen saya ceritain..mungkin satu-satu yah.
Pertama-tama tentang Enjuku aja..yes Enjuku. Untuk kesekian kalinya saya kembali terlibat dalam urusan belakang panggung. Kali ini untuk pertunjukan enjuku Yuki Onna. Tapi jangan salah sangka, kalau kalian baca postingan saya dulu, saya bilang saya sudah pensiun dini dari enjuku, itu benar. Trus kenapa saya masih terlibat? Jawabannya begini…
Sebenernya tadinya saya sedikit lega.. ‘waah akhirnya tahun ini bisa duduk di bangku penonton, melihat pertunjukan teman-teman dari depan’…saya pikir pasti jauh lebih menarik, soalnya selama ini para anggota Enjuku yang aktif, biasanya hanya bisa menonton atau tepatnya mengintip dari belakang panggung sembari menahan deg-degan dan berdoa, semoga pertunjukan kali ini bisa memuaskan penonton di depan sana.
Kembali ke pertanyaan, kenapa bisa?
Tadinya saya udah hampir nyerah, karena di hari-hari terakhir pertunjukan, saya sudah kehabisan tiket -_-‘
Dan itu kesalahan saya yang menunda-nunda beli tiket.
Tapi, emang hoki ga bisa ditolak,temen saya di isshoubu bilang, mereka masih butuh tenaga buat bantuin make-up, jadi mereka minta saya ikutan bantu-bantu. Ga pake mikir lama, saya terima tawaran itu. Sebenarnya bukan saya yang membantu mereka, tapi saya yang dibantu, soalnya jadi bisa nonton pertunjukan tahun ini, meskipun bisa dipastiin bakalan ngintip-ngintip..tapi saya benar-benar makasih..horeeee πŸ™‚

Cerita ke pertunjukannya…

Seperti yang tadi saya sebutkan, tahun ini Enjuku nampilin cerita Yuki Onna atau perempuan salju. Agak horor sih, soalnya Yuki Onna ini adalah sejenis siluman. Ceritanya sendiri, ada anak dan ayah yang berjalan di tengah salju, lalu mereka bertemu si siluman ini, Yuki Onna pun membunuh sang ayah, sedangkan anaknya, karena Yuki Onna menyukainya, maka ia dibebaskan.
Beberapa hari kemudian laki-laki ini bertemu dengan seorang wanita, mereka jatuh cinta dan kemudian menikah. Nah perempuan ini sebenarnya adalah Yuki Onna tadi, namun di akhir cerita, barulah si laki-laki ini tahu kalau perempuan yang ia nikahi adalah siluman yang membunuh ayahnya.
Cerita yuki onna ini, di tangan anak-anak Enjuku sungguh menjadi cerita yang luar biasa, dengan tata panggung yang menarik, kostum yang oke, dan jalan cerita yang unik, menjadikan cerita ini indah, meskipun sedikit horor.hehe
Apalagi ketika adegan akhir saat bulir-bulir salju imitasi berjatuhan, benar-benar ga nyangka kalau itu cuma dibikin dari serpihan styrofoam.

Di setiap penampilan enjuku, bisa dipastikan ada sesuatu yang janggal ditampilin. Tapi kejanggalan ini justru yang membuat apa yang disuguhkan kepada penonton menjadi menarik. Sebagai contoh pada pertunjukan Urashima Taro tahun lalu, entah bagaimana tiba-tiba muncullah musik dari band jepang Arashi, dan tokoh-tokoh utama prianya nge’dance layaknya personil boysband. Kocak… πŸ™‚
Di pertunjukan Yuki Onna ini, munculah keajaiban lain, entah dari mana (sudah di skenario sebenarnya)tiba-tiba munculah sekelompok cewek-cewek imut yang lucu dan nge’dance ala AKB 48, girlsband jepang. πŸ™‚

Ada hal yang sedikit menyedihkan, hal yang juga pernah saya rasain. Perpisahan yang ngurai air mata..(puitis mode on)
Nim-nim, bilang dia udah mau pensiun di enjuku, begitu juga Asamizu san yang selama ini setia mendampingi isshoubu dan membimbing isshoubu dari awal.sontak anak-anak isshoubu yang selama ini dekat merasa sedih. Tapi setiap pertemuan memang ada perpisahan ya, cuma selama pertemuan itu apa yang kita lakuin, apa yang kita dapat bareng itu yang mesti selalu diingat. Jadi jangan sedih πŸ™‚
Dan saya meskipun nyampe kosan baru sekitar 01.30 dini hari, tapi seneng masih bisa ikutan partisipasi, apalagi sempet-sempetnya juga ketemu sama alumni Enjuku yang lain πŸ™‚

*foto dari berbagai sumber

Advertisements