23 Februari 2012 ; Akhirnya Saya Tidak Golput Lagi

Happy Birthday my lovely  Mom. hari ini umur si emak sudah mencapai 49 tahun. Tidak ada perayaan spesial hari ini, hari ini berjalan seperti biasanya. Ingin rasanya memberikan sesuatu hal berarti buatnya dan bukan hanya sekedar ciuman di pipi dan pelukan buatnya. Mak maafkan anakmu belum jadi apa-apa…tapi, si emak bilang ga usah kasih kado barang, kadonya cukup kau telpon saja si anu”. Dengan muka polos saya katakan, “ya gampang itu mah, tapi mau saya maki-maki?” si emak kontan manyun. 😛

Pagi tadi, setelah subuh saya sempatkan ke Tanjung Pendam, mencari sunrise. Ternyata cukup ramai yang datang untuk berolah raga di sini padahal hari ini bukanlah tanggal merah. Rupanya seluruh pegawai negeri dan anak-anak sekolah diliburkan berkenaan dengan “pesta” pemilihan gubernur di Bangka Belitung, karena itulah banyak orang yang jalan pagi padahal pada hari biasanya mereka sibuk bekerja atau sekolah. Hari ini pun untuk pertama kalinya saya ikut pemilu, setelah bertahun-tahun menjadi golput, hahhaha

Sekitar jam 11 siang saya dan Yogi, mendatangi TPS di daerah tempat saya tinggal. Setelah memperlihatkan kartu pemilih kepada panitia, saya pun diberi kertas dengan foto 4 pasang cagub-cawagub di dalamnya. Sebenarnya, sedikit bingung menentukan siapa yang saya akan pilih namun, karena beberapa nama sudah saya kenal dan sudah melakukan beberapa hal baik di daerah ini serta memiliki visi misi yang bagus menurut saya. Maka dengan harapan besar akan kemajuan provinsi ini saya cobloslah nomor…., eits rahasia….hahahhaha.  Akhirnya saya nyoblos juga, saya pun pulang dengan hati berbunga-bunga dan oleh-oleh tinta biru di kelingking kiri saya…hahaha Merdeka!

Hari ini saya juga ke rumah tante yang saya panggil Acik, karena katanya tante saya yang saya panggil Ute datang kesana, sekedar informasi, saya jarang ketemu sama si Ute ini karena rumahnya lumayan jauh dari rumah saya, di Mangar, Belitung Timur. Sesampainya di rumah Acik, ternyata ga ada siapa-siapa, rupanya mereka sedang berkunjung ke rumah tante saya yang saya panggil Mak Eva. Saya pun melaju ke rumah mak Eva yang tidak jauh dari rumah Acik. Sesampainya di sana ternyata ramai sekali. Si tante-tante ini sedang bergosip ala ibu-ibu komplek #digeplak hahaha

Ga cuma tante-tante yang suaranya rame, sepupu-sepupu saya yang umurnya jauh di bawah saya juga sedang asik bermain di dalam. Suaranya bener-bener seperti orang kondangan, rame -_-

Si Ute ga tau kalau saya pulang ke Belitung, jadi dia lumayan kaget melihat saya. Setelah cipika-cipiki sama tante-tante saya, merekapun kembali bergosip, kali ini dengan satu tambahan personil, saya. Hahhaha

Karena mulai sedikit bosan berada di dalam, saya memutuskan untuk menemani adik-adik saya bermain di luar. Jadilah hari ini saya menjadi baby sitter dadakan hohoho ;p

Advertisements